Schemer
Seperti senja yang tidak pernah
lelah menepati janjinya. Seperti itulah aku. Akan terus menunggumu. Sesuatu
yang tak pernah aku tahu kapan akan selesai. Biarkan aku menjadi senja terindah
dalam hidupmu yang tak akan membuat matamu sakit melihatku dan tersenyum lebar
karena aku masih tetap di sana sata kamu datang padaku, kapanpun dan di ujung
dunia manapun. Senja tetaplah senja, indah di mana dan dari manapun kamu
mellihatnya. Kamu tahu pasti di mana dapat melihatku. Pergilah ke pantai yang
kamu sukai, di manapun itu dan kamu akan menemukanku tersenyum manis padamu.
Pergilah sejauh yang kamu mau, sebanyak tempat yang kamu inginkan. Pada saatnya
kamu akan tahu, ada aku yang menunggumu di ujung perjumpaan, ada aku yang
sedang menantimu di penghujung siang.
Sampai pada waktu itu tiba,
ketahuilah aku menunggumu dengan sabar di ujung sujudku, di ujung petangku, dan
di ujung malamku. Aku menantimu dengan sabar di setiap doaku, di setiap
kejadian, dan di setiap harapan atas doa-doa itu sendiri. Lakukanlah semua yang
ingin kamu lakukan sendiri. Saat waktunya telah tiba, maka libatkanlah aku
dalam setiap aktivitasmu dan semua perjuanganmu. Izinkan aku memiliki semua
luka dan bahagiamu.
Dari senja termanis yang kamu
miliki.
23 Desember 2020
