Monday, January 4, 2021

 

Schemer 

Seperti senja yang tidak pernah lelah menepati janjinya. Seperti itulah aku. Akan terus menunggumu. Sesuatu yang tak pernah aku tahu kapan akan selesai. Biarkan aku menjadi senja terindah dalam hidupmu yang tak akan membuat matamu sakit melihatku dan tersenyum lebar karena aku masih tetap di sana sata kamu datang padaku, kapanpun dan di ujung dunia manapun. Senja tetaplah senja, indah di mana dan dari manapun kamu mellihatnya. Kamu tahu pasti di mana dapat melihatku. Pergilah ke pantai yang kamu sukai, di manapun itu dan kamu akan menemukanku tersenyum manis padamu. Pergilah sejauh yang kamu mau, sebanyak tempat yang kamu inginkan. Pada saatnya kamu akan tahu, ada aku yang menunggumu di ujung perjumpaan, ada aku yang sedang menantimu di penghujung siang.

 

Sampai pada waktu itu tiba, ketahuilah aku menunggumu dengan sabar di ujung sujudku, di ujung petangku, dan di ujung malamku. Aku menantimu dengan sabar di setiap doaku, di setiap kejadian, dan di setiap harapan atas doa-doa itu sendiri. Lakukanlah semua yang ingin kamu lakukan sendiri. Saat waktunya telah tiba, maka libatkanlah aku dalam setiap aktivitasmu dan semua perjuanganmu. Izinkan aku memiliki semua luka dan bahagiamu.

 

Dari senja termanis yang kamu miliki.

23 Desember 2020

 

 






No comments:

Post a Comment

Treffen             Sebuah perjalanan manusia penuh dengan banyak hal di luar nalar yang seringkali membuat kita semakin bersyukur kepada sa...